Sandi Vigenère

Sandi Caesar sangat mudah untuk dirancang namun sangat mudah pula untuk dipecahkan kodenya. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan serangkaian sandi Caesar yang berbeda berdasarkan huruf dari kata kunci tertentu untuk menyandikan teks asal. Metode enkripsi seperti ini dinamakan sebagai sandi Vigenère. Sandi Vigenère tidak lain merupakan pengembangan dari sandi Caesar yang ditemukan oleh Giovan Batista Belaso,…

Sandi Rahasia Julius Caesar

Di dalam ilmu kriptografi, sandi Caesar merupakan sandi yang paling sederhana dan paling terkenal pada masanya. Julius Caesar menggunakan sandi ini untuk berkomunikasi dengan para panglimanya. Bagaimana sandi Caesar bekerja? Mudah sekali, kita hanya perlu menggunakan geseran tiga dalam huruf alfabet. Seperti huruf A diubah menjadi D, B menjadi E, C menjadi F, dan seterusnya….

Enkripsi dan Dekripsi Pesan dengan Algoritma RSA

Setelah mengetahui cara untuk membangkitkan kunci publik dan kunci rahasia (baca di sini), tahapan selanjutnya dalam algoritma RSA adalah proses enkripsi dan dekripsi pesan. Tahapan dari enkripsi ini meliputi: Pengubahan tiap karakter teks asli (plainteks) menjadi bilangan bulat (contohnya ). Kemudian membagi teks tersebut ke dalam beberapa blok yang sama besarnya, dengan besar tiap blok…

Membangkitkan Kunci Publik dan Kunci Rahasia dalam RSA

Pada tahun 1974, tiga orang ilmuwan dari MIT (Massachussets Institute of Technology) yaitu Ron Rivest, Adi Shamir, dan Len Adleman memperkenalkan suatu algoritma enkripsi pada kriptografi kunci publik yang dikenal sebagai metode RSA (Rivest Shamir Adleman). Pada metode RSA ini, kunci rahasia dibangkitkan dari dua buah bilangan prima bersamaan dengan kunci publiknya. Untuk mentranformasikan pesan yang…

Kriptografi; Teknik Menyamarkan Suatu Pesan

Kriptografi, istilah yang cukup asing didengar oleh sebagian orang, namun sangat familiar bagi mereka yang berkecimpung di dunia keamanan komputer. Walaupun istilah tersebut enggak dikenal secara umum, namun tanpa disadari kita sering menggunakan ilmu ini di dalam kehidupan sehari-hari. Semisal kita sering mendengar percakapan anak milenial menggunakan bahasa-bahasa yang tidak cukup dimengerti, seperti “lagi gabut…